lizarduz

just another blog

Review OpenSuse 11.2, Distro Linux Favourite

Posted by lizarduz on November 27, 2009

Tanggal 12 November 2009 yang lalu Novell telah merilis distro linux terbarunya, opensuse 11.2. Hmm tertarik juga nech ane mo mencicipi, setelah sebelumnya memakai versi 10.3. Apalagi KDE 4.3 yang disertakan merupakan versi stabil. Sebelum download ane perlu review dulu; dan berikut ini ane kutip review dari opensuse.or.id.

opensuse

Setelah menunggu beberapa tahapan milestone dan release candidate, openSUSE 11.2 secara resmi dirilis pada tanggal 12 November 2009. openSUSE 11.2 merupakan hasil  pertama dari perubahan siklus pembuatan selama 8 bulan. openSUSE versi sebelumnya dirilis dalam proses development 6 bulan. Perubahan waktu & fase pembuatan ini diharapkan dapat memberikan kualitas yang teruji, yang terbukti dengan banyaknya respon positif selama versi milestone dan release candidate.

Perubahan mendasar terdapat pada penggunaan versi stabil dari desktop GNOME, KDE, XFCE dan berbagai update pada aplikasi perkantoran OpenOffice.org, browser Firefox (kini menjadi default dan terintegrasi dengan KDE), penggunaan kernel terbaru 2.6.31 dan perubahan mendasar pada themes yang didominasi warna kuning kehijauan yang terdapat pada KDE 4.3.  Screenshot tampilan dapat dilihat melalui halaman  screenshots.

Apa saja sih perubahan-perubahan dan perbaikan yang dilakukan pada openSUSE 11.2. Mari kita lihat satu persatu :

openSUSE Desktop

Mulai openSUSE 11.2, KDE secara default menjadi pilihan instalasi desktop. Meski demikian, terdapat opsi untuk memilih desktop environment lain semacam GNOME dan XFCE, termasuk pilihan instalasi minimal XWindows dan instalasi Text Mode yang umum dipakai untuk keperluan server. Versi LiveCD juga tersedia untuk openSUSE berbasis KDE atau openSUSE berbasis GNOME dengan opsi tambahan openSUSE LiveCD berbasis LXDE (dibangun menggunakan tools remastering SUSE Studio).

Feature-feature utama KDE 4.3 yang terdapat pada openSUSE 11.2 dapat dibaca pada artikel “Sneak Peeks at openSUSE 11.2: KDE 4.3 Experience, with Luboš Lu?ák” sedangkan untuk GNOME dapat dibaca pada artikel “Sneak Peak at openSUSE 11.2 : GNOME 2.28″

Perbaikan pada KDE mencakup update pada KNetworkManager yang tampil lebih baik dan integrasi Firefox dan OpenOffice, termasuk peningkatan kompatibilitas antara OpenOffice.org 3.1 dengan Microsoft Office serta feature tracking, collaboration pada OpenOffice Writer. Dukungan pada layanan Social networking dipenuhi melalui aplikasi Gwibber, dan Choqok.

openSUSE 11.2 juga menyediakan hybrid iso, yang dapat digunakan untuk instalasi melalui CD/DVD ROM dan dapat dijadikan sebagai media instalasi berbasis USB dengan satu langkah mudah.

Tidak ketinggalan adalah dukungan openSUSE 11.2 pada netbooks sehingga penggunaanya jauh lebih ringan dan cepat.

Sebagai salah satu distro yang terkenal dengan pengaturan dan manajemen sistem yang baik melalui tools YAST, untuk pertama kalinya openSUSE 11.2 juga menyediakan fasilitas manajemen sistem melalui web menggunakan YAST  versi web. Tambahan feature ini membuat penanganan sistem menjadi lebih terintegrasi

Media and Download

openSUSE versi ISO kini sudah dapat didownload pada server utama maupun server mirror, termasuk server mirror di Indonesia. Pilihan download tersedia dalam berbagai bentuk, antara lain :

  • openSUSE 11.2 Installable DVD 32-bit
  • openSUSE 11.2 Installable DVD 64-bit
  • openSUSE 11.2 GNOME 32-bit Live CD
  • openSUSE 11.2 GNOME 64-bit Live CD
  • openSUSE 11.2 KDE 32-bit Live CD
  • openSUSE 11.2 KDE 64-bit Live CD

Booting openSUSE 11.2 dari USB Flash Disk :

  1. Siapkan Flash Disk, backup datanya karena akan dikosongkan
  2. Download LiveCD ISO diatas
  3. Buka konsole, masuk sebagai root dengan perintah su
  4. Check posisi Flash Disk dengan perintah fdisk -l (misalnya diketahui Flash Disk ada di /dev/sdc)
  5. Gunakan perintah berikut untuk membuat LiveUSB :
dd if=image.iso of=/dev/sdX bs=4M

Download openSUSE 11.2

Alamat Download :

  1. Mirror Utama Komunitas openSUSE Indonesia : http://mirror1.opensuse.or.id/distribution/11.2/iso/
  2. Mirror Kambing-Universitas Indonesia : ftp://kambing.ui.ac.id/iso/opensuse/11.2/iso

 

 

+++ openSUSE 11.4  –  Multimeda Codecs ++

OpensSUSE 11.2 dengan KDE4 yang saya install di kompi adalah versi CD, jadi hanya satu cd saja. Kemudian setelah beres terinstall saya lakukan proses update dari Yast- pada modul ‘software management’. dan hmm tampaknya performa Yast lebih disempurnakan. Saya kira lewat update ini, menyelesaikan permasalahan multimedia codecs untuk opensuse. G tahunya cuma update biasa toh!Jadinya ya masih tetap g bisa nyetel mp3 nonton Film deh…

Distro satu ini memang sengaja g menyertakan library non free untuk multimedia codecs, Namun bagaimanapun juga opensuse tetap menyediakan akses kpada codecs non free. Untuk download multimedia codecs untuk opensuse 11.2, Langsung aja ke halaman ini.

Lewat fitur One-Click, maka proses download & install akan otomatis dikonfigurasi oleh openSuSe. Tapi klu g puny akses internet langsung juga bisa cari secara manual dan install secara manual.

Kini  Amarok (audio player) and Kaffeine (video player)  udah bisa nyetel  *.mp3, *.flv, *.mov, *.wmv, *.wma,  *.aac, *.wma and *.wmv….. Horeeeeiii…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: